Pengaruh Elit Pedesaan Terhadap Gerakan Sosial di Indonesia pada Tahun 1818-1935

Zulfan Zulfan

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis pengaruh elit pedesaan terhadap gerakan sosial di Indonesia pada masa pemerintah kolonial Belanda. Adapun metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerakan sosial diwarnai oleh ciri-ciri mesianistis, revivalistis, dan nativistis. Gerakan sosial dilakukan untuk kepentingan masing-masing kelompok dari daerah, sehingga tidak terjalin kerjasama antar daerah pergerakan. Kekuatan gerakan sebagian besar berada pada pemimpin, sehingga apabila para pemimpinnya telah ditumpas maka berakhirlah aktivitas gerakan. Berdasarkan bentuk aktivitas tersebut, bahwa gerakan rakyat pada waktu itu masih bersifat tradisional, tujuan gerakan tidak jelas. Cara yang mereka lakukan harinya terbatas pada harapan-harapan akan datangnya tokoh-tokoh juru selamat atau Ratu Adil, yang mereka anggap akan memberikan kehidupan yang makmur. Dari anggapan tersebut gerakan sosial selalu dilandasi oleh unsur-unsur kepercayaan, keagamaan dan magis.Munculnya gerakan-gerakan sosial membuktikan, bahwa rakyat Indonesia pada abad ke-19 dan pada abad ke-20 cukup aktif menghadapi keadaan yang ditimbulkan oleh Pemerintah Kolonial Belanda dengan caranya tersendiri. Selain dari hal itu juga menunjukkan semangat dan kekuatan menentang pemerintah Belanda masih ada dalam kehidupan bangsa Indonesia, walaupun perlawanan-perlawanan besar bangsanya telah berhasil ditindas oleh pemerintah Belanda.
Kata Kunci: Elit Pedesaan, Gerakan Sosial, Indonesia


Full Text:

PDF

References


Alexandrov, YU. G dan Landsberger. Herny A. (1984). Pergolakan Petani dan Perubahan Sosial. Jakarta : CV. Rajawali.

Abdullah, Hamid. (1985). Peranan Elit Pedesaan Dalam Gerakan Sosial. Makalah disampaiakn untuk peserta Seminar Sejarah. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta.

Frederich, William H dan Soeroto, Soeri. (1984). Pemahaman Sejarah Indonesia. Jakarta: LP3ES.

Kartodirdjo, Sartono. (1982). Pemikiran dan Perkembangan Historiografi Indonesia: Suatu Alternatif. Jakarta: PT. Gramedia.

Kartodirdjo, Sartono. (1984). Pemberontakan Petani Banten 1888. Jakarta: Pustaka Jaya.

Kartodirdjo, A.K. (1984). Ratul Adil. Jakarta: Sinar Harapan.

Pringgodigdo, A.K. (1980). Sejarah Pergerakan Rakyat Indonesia, Jakarta: Dian Rakyat.

Soekanto, Soerjono. (1982). Sosiologi: Suatu Pengantar, Jakarta: CV. Rajawali.

Wolf, Eric R. (1982). Petani Suatu Tinjauan Antropologis, Jakarta: CV. Rajawali.




DOI: https://doi.org/10.32672/jsa.v9i2.2923

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by :