PENGARUH PELAYUAN DAN LAMA PENYULINGAN SEREH WANGI (Cymbopogon nardus) DI DESA MAKMUR JAYA KECAMATAN TERANGUN-GAYO LUES TERHADAP MUTU MINYAK SEREH WANGI

Dewi Ermaya, Irmayanti Irmayanti, Salfauqi Nurman, Sri Purnama Sari, Bintamat Bintamat

Abstract


Kualitas minyak sereh wangi hasil penyulingan dapat dipengaruhi oleh: waktu, kelayuam, suhu dan tekanan uap, serta kualitas mesin yang digunakan. Selain faktor tersebut, lama pelayuan dan lama penyulingan diduga dapat mempengaruhi kualitas minyak sereh wangi. Pada penelitian ini dilakukan pengamatan terhadap lama pelayuan daun sereh wangi (1 hari, 2 hari dan 3 hari) dan lama penyulingan sereh wangi (2 jam, 3 jam, dan 4 jam). Pengumpulan data dan analisa data mnggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor yang diteliti yaitu pengaruh penanganan bahan baku (lama pelayuan) (P) yang terdiri dari 3 level dan lama penyulingan (L) yang terdiri dari 3 level dengan 2 kali ulangan. Hasil yang dperoleh menunjukkanbahwa lama pelayuan berpengaruh sangat nyata (P ≤ 0,01) terhadap rendemen, dan bobot jenis..Lama penyulingan berpengaruh sangat nyata (P ≤ 0,01) terhadap rendemen, tetapi berpengaruh tidak nyata ((P ≥ 0,05) terhadap bobot jenis minyak atsiri. Interaksi lama pelayuan dan lama penyulingan berpengaruh sangat nyata (P≤ 0,01) terhadap terhadap rendemen, tetapi berpengaruhtidak nyata ((P ≥ 0,05) terhadap bobot jenis minyak atsiri. Perlakuan terbaik berdasarkan hasilanalisis minyak atsiri adalah dengan lama pelayuan 3 hari dan lama penyulingan 4 jam yang menghasilkan minyak atsiri yang memiliki rendemen (1,92), bobot jenis (0,883).


Full Text:

PDF

References


Direktorat Jendral Perkebunan , 2006. Statistik Perkebunan Indonesia 2004 -2005.Serai wangi. Departemen.Pertanian.Jakarta.

Eko, Y. F., Patar J. S., Mahfud., Pantjawarni. P., 2012. Pengambilan Minyak Atsiri dari Daun dan Batang Serai Wangi (Cymbopogon winterianus)Menggunakan Metode Distilasi Uap dan Air dengan Pemanasan Microwave. Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri, ITS.

Ginting, S 2004. Pengaruh lama penyulingan terhadap mutu dan rendemen minyak sereh wangi, Fakultas Pertanian USU.

Harris, R 2007. Tanaman Minyak Atsiri. Penebar Swadaya, Jakarta.

Jauhar, K 2011. Pengaruh Penyimpanan Daun Dan Volume Air Penyulingan Terhadap Rendemen dan Mutu Minyak Kayu Putih. Departemen hasil hutan, Fakultas Kehutanan : Institut Pertanian Bogor.

Kapoor,L.D dan Ram Krishan,1977. Advances In Essesntial Oil Industry, Held At Kanpur.

Ketaren,SdanB.Djatmiko,2004. Minyak Atsiri Bersumber Dari Daun, Departemen Teknologi Hasil Pertanian, Fatemeta IPB Bogor.

Leung and Foster, 2011. Minyak Atsiri dari Daun dan Batang Tanaman Dua Spesies Genus Cymbopogon, Famili Gramineae Sebagai Insektisida Alami dan Antibakteri. [Prosiding Skripsi Semester Genap]. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya. Surabaya

Rusli, M.S. 2010. Sukses Memproduksi Minyak Atsiri. Agromedia Pustaka. Jakarta

Sastrohamidjojo, H. 2004. Kimia Minyak Atsiri. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Sarwono, 2010. Panduan Menanam Serai. http://bataviareload. wordpress.com. Diakses tanggal 4 Juni 2016.

Abena dkk, 2004. Potensi Ekstrak Sereh Wangi (Cymbopogon nardus L.) Sebagai Anti Streptococcus mutans. IPB. Bogor.

Sumarni, N.BAji, Solekan. 2008. Pengaruh Volume Air dan Berat Bahan Pada Penyulingan Minyak Atsiri. Jurnal TeknologiVol1.No1, 83 –88.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.