ANALISIS BESARAN PENDAPATAN USAHATANI KAKAO KECAMATAN PAGUYAMAN KABUPATEN BOALEMO PROVINSI GORONTALO

Syamsir Syamsir

Abstract


Beberapa daerah pertanian yang ada di Indonesia masih mengunggulkan tanaman kakao sebagai komoditi perkebunan yang dianggap mampu memenuhi kebutuhan hidup petani dan keluarga, selain itu kakao juga menjadi bahan baku industry yang sejak dulu selalu butuhkan dalam dunia industri. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalemo Provinsi Gorontalo dari Bulan Oktober – November 2019, dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, Jumlah populasi petani kakao di Kecamatan Paguyaman sebanyak 85 orang, sehingga penelitian ini merupakan penelitian sensus yang keseluruhan populasi dijadikan responden. Analisis jumlah pendapatan usahatani kakao menjadi fokus utama penelitian ini, pengambilan data dengan observasi dan wawancara mendalam kepada responden dengan bantuan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah produksi kakao dalam satu siklus panen sebanyak 25.675 Kg, dengan harga jual yang cukup fluktuatif mulai dari harga Rp 22.000 hingga Rp 25.000 dengan rata – rata penjualan Rp 22.294, maka total penerimaan petani sebesar Rp 572.398.450, dengan total biaya produksi yang dikeluarkan petani kakao dalam menjalankan usahataninya sebesar Rp 19.578.000, sehingga pendapatan yang diperoleh petani sebesar Rp 552.820.450, dengan rata – rata pendapatan perhektar Rp 10.765.732.


Full Text:

PDF

References


Ahmad sani supriyanto, m. m. (2010). metodologi riset manajemen sumberdaya manusia.

malang: UIN maliki press.

arikunto, s. (2006). prosedur penelitian suatu pendekatan praktek. jakarta: rineka cipta.

Azwar, P. M. (2016). persepsi dan partisipasi petani dalam pelaksaan rehabilitasi tanaman kakao di kabupaten sigi provinsi sulawesi tengah. jurnal penyuluhan, Hal 157.

Maswadi. (2011). Agribisnis kakao dan produk olahannya berkaitan dengan kebijakan tarif pajak di indonesia. perkebunan dan lahan tropika, Vol 1 No 2 Hal 23-24.

Sunanto, I. H. (1992). Cokelat Budidaya, Pengolahan Hasil dan Aspek Ekonominya. Yogyakarta: Kanisius.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.