PENGGUNAAN LIMBAH IKAN LEUBIEM (Chanthidermis maculatus) DALAM RANSUM TERHADAP PERFORMA ITIK PETELUR

Muhammad Daud, Muhammad Aman Yaman, Alfi Syahrien

Abstract


Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penggunaan limbah ikan leubiem (Chanthidermis maculatus) dalam formulasi ransum terhadap performa itik petelur. Materi penelitian yang digunakan adalah 100 ekor itik petelur umur 8 minggu (fase grower). Metode penelitian dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan ransum yang digunakan adalah sebagai berikut: R1= ransum kontrol (tanpa limbah ikan leubiem), R2= ransum mengandung 10% kulit ikan leubiem, R3= ransum mengandung 10% kepala ikan leubiem, R4= ransum mengandung 10% tulang ikan leubiem dan R5= ransum mengandung 10% kombinasi limbah ikan leubiem (kulit, kepala dan tulang). Variabel yang diamati yaitu: konsumsi ransum, konversi ransum, pertambahan berat badan, berat badan akhir dan mortalitas. Data dianalisis dengan Analysis of Variance (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan limbah ikan leubiem dalam ransum memberikan pengaruh yang signifikan (p<0,05) terhadap konsumsi ransum, pertambahan berat badan, bobot badan akhir dan konversi ransum itik petelur fase grower, namun tidak berpengaruh nyata terhadap mortalitas. Kesimpulan penelitian adalah penggunaan limbah ikan leubiem 10% dalam formulasi ransum tidak memberi efek negatif terhadap performa dan dapat meningkatkan pertambahan berat badan, dan bobot badan akhir itik petelur fase grower.


Full Text:

PDF

References


Anggorodi, H.R. 1984. Ilmu Makanan Ternak Umum. Gramedia Pustaka, Jakarta Alyandari, N.R., H.S. Wahyuni dan Abun. 2014. Performa itik rambon jantan fase

pertumbuhan pada pemberian ransum dengan kandungan energi-protein berbeda. Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran.

Daud,M. Yaman, M.A and Zulfan. 2019. The Effects of Functional Feed Additive Probiotic and Phytogenicin Rations on The Performance of Local Ducks. IOP Publishing. The 1st Animal Science and Food Technology Conference (AnSTC).

Daud, M dan Zulfan. 2018. Teknologi Formulasi dan Produksi Ransum Unggas. Syiah Kuala University Press, Banda Aceh.

Daud M, Zulfan dan M.A. Yaman. 2018. Subsitusi Kulit Pisang Fermentasi Dalam Ransum Komersial Terhadap Performan Itik Peking. Prodising Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Pertanian Indonesia (FKPTPI).Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh 2018. P849-856.

Dewanti, R. Jafendi, H. P.S., Zuprizal. 2009. Pengaruh pejantan dan pakan terhadap pertumbuhan itik turi sampai umur delapan minggu. Buletin Peternakan. 33(2): 88-95.

Ensminger,M.E. and C.G. Olentine. 2002. Feeds and Nutrition Complete. 1st Edition.

The Ensminger Publishing Company, California.

Ismoyowati, Diana Indrasanti, and Ibnu Hari Sulistyawan. 2018. The Differences of Feed Quality and Egg Production Performance of Tegal and Magelang Ducks on Farming in Central. Buletin Peternakan. 42(3):197 -202.

Kardaya. 2005. Pengaruh penaburan zeolit pada lantai litter terhadap persentase dan komponen non karkas ayam pedaging pada kepadatan kandang berbeda. Jurnal Peternakan. Fakultas Pertanian dan Peternakan UIN Suska Riau.

Ketaren, P.P. 2007. Peran itik sebagai penghasil telur dan daging nasional. Wartazoa,

(3): 117 – 127.

Kurniawan, A., Y. Mellawati dan A.S. Putra. 2015. Reduksi Limbah Ikan Menjadi Pupuk Cair Organik dengan Variasi Lama Fermentasi dan Konsentrasi Biokatalisator EM4. Lingkungan Tropis. 9(1): 1-10.

Nurhayati. 2013. Penampilan Ayam Pedaging yang Mengkonsumsi Pakan Mengandung Kulit Nanas Disuplementasi dengan Yoghurt. Agripet. 13 (02): 15-20.

Prasetyo, L.H dan T. Susanti. 2000. Seleksi Awal Bibit Induk Lokal. Laporan Bagian Proyek Rekayasa Teknologi Peternakan. Balai Penelitian Ternak. Bogor.

Prayitno. D.S. dan Sugiharto. 2015. Kesejahteraan dan Metode Penelitian Tingkah Laku Unggas. Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.

Purba, M. dan P.P. Ketaren. 2011. Konsumsi dan Konversi Pakan Itik Lokal Jantan Umur Delapan Minggu Dengan Penambahan Santoquin dan Vitamin E Dalam Pakan. Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. 16(4): 280-287.

Qurniawan, A. 2016. Kualitas daging dan performa ayam broiler di kandang terbuka pada ketinggian tempat pemeliharaan yang berbeda di Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan. Tesis. Program Pascasarjana. Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Siswati, N.D., A. Zair and Mohammad. 2010. Animal feed making from tuna fish waste with fermentation proces. Jurnal Teknik Kimia, 2(2): 309-313.

Sjaichul, H. 2002. Penampilan ayam broiler strain Cobb yang mendapat ransum dengan Energi-Protein berbeda. Skripsi. Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Steel, R. G. D. and J. H. Torrie. 1995. Principle and Procedures of Statistics. McGraw Hill Book Inc., New York.

Standar Nasional Indonesia (SNI). 2009. Bibit Induk (Parent stock) Itik Alabio Muda.

Badan Standardisasi Nasional. SNI 7556:2009.

Shandu ST. 2014. Duck Health Care, Duck Research Laborator. Comel University of veterinary Medicine, Ithaca York.

Supriyadi. 2009. Panduan Lengkap Itik. Penebar Swadaya, Jakarta.

Suryana., R.R. Noor, P.S. Hardjosworo dan L.H. Prasetyo. 2011. Karakteristik fenotipe itik Alabio (Anas platyrhynchos Borneo) di Kalimantan Selatan. Buletin Plasma Nutfah. 17 (1).

Usman, Y., E.M. Sari dan N. Fadilla.2013. Evaluasi pertambahan bobot badan sapi aceh jantan yang diberi imbangan antara hijauan dan konsentrat di balai pembibitan ternak unggul Indrapuri. Agripet. 13(2): 41-46.

Yunitasari, F, L. D. Mahfudz, dan I. Mangisah. 2018. Pengaruh Penggunaan Limbah Cair Pemindangan Ikan dalam Ransum terhadap Efisiensi Penggunaan Protein Itik Persilangan Mojosari Peking Fase Pertumbuhan. Jurnal Sain Peternakan Indonesia 13 (4)412-419


Refbacks

  • There are currently no refbacks.