PENYERAPAN LOGAM BERAT OLEH TUMBUHAN FITOREMEDIASI PADA KONSENTRASI BERBEDA ABSORPTION OF HEAVY METALS BY PHYTOREMEDIATION PLANTS AT DIFFERENT CONCENTRATIONS

Irhamni Irhamni, Setiaty Pandia, Edison Purba, Wirsal Hasan

Abstract


Pembangunan berkelanjutan menjadi tujuan utama dalam pelaksanaan pemerintahan pada berbagai negara di dunia. Konsep yang dianut dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan yaitu konsep segitiga pembangunan berkelanjutan: society (masyarakat), ekonomi (profit), dan lingkungan. Penelitian tentang kemampuan tanaman untuk mereduksi dan mengangkut zat polutan terutama logam berat hingga saat ini terus dilakukan seiring dengan perkembangan teknologi. Jenis tanaman hyperaccumulator masih sangat terbatas, oleh karenanya penelitian yang mengarah kepada pencarian jenis tanaman tersebut masih sangat diperlukan. Penulis ingin melakukan penelitian tentang Hasil Pengukuran Limbah Simulasi  Tumbuhan (Typha Latifolia, Enceng Gondok, Kiambang) dalam menyerap logam berat. Tujuan penelitian untuk mendapatkan  hasil pengukuran tumbuhan fitoremediasi pada limbah simulasi dalam menyerap logam berat. Limbah simulasi yang digunakan untuk ketiga tumbuhan (Typha Latifolia, Enceng Gondok dan Kiambang) adalah dengan konsentrasi 200 ppm, 150 ppm, 100 ppm dan kontrol awal. Hasil analisa yang paling tinggi pengukuran yang paling tinggi didapat pada limbah simulasi tumbuahan typha latifolia dengan 100 ppm sebesar 25,1 gram dan diikuti dengan enceng gondok 100 ppm sebesar 18,8 gram. Dilihat dari akumulasi ketiga tumbuhan dan ketiga perbedaan limbah simulasi maka tumbuhan typha latifolia yang mempunyai hasil pengukuran yang terbaik. Ini membuktikan tumbuhan typha latfolia mempunyai daya serapan untuk logam berat yang tinggi.


Full Text:

PDF

References


Budhi, P., dan Joko, P. 2014. Fitoremediasi Sebagai Sebuah Teknologi Pemulihan Pencemaran, Khususnya Logam Berat. TRIPOD, IPAL Biotech, Ipal Biofilter,Wwtp Ipal Rs, Ipal Industri.

Dewi, R.K., Melani, W.R.dan Zulfikar, A. 2013. Efektifitas dan Efisiensi Fitoremediasi Orthofosfat pada Deterjen Menggunakan Kiambang ( Pistia stratiotes). Jurnal umrah, pg 1-8

Fadhli S, Marwan A.B, Nur M, 2012, The Subsurface Resistivity Studies In Gampong Jawa Waste Disposal Banda Aceh, Jurnal Natural, Vol 12, No 1, 2012. 17-20

Hadiyanto dan Marcelinnus C. 2012. Aplikasi Fitoremediasi Limbah Jamu dan Pemanfaatannya Untuk Produksi Protein, Jurnal Ilmu Lingkungan UNDIP Volume 10 Issue 1:32-37 (2012)

Handayan, I.F., Setyowati, E. dan Santoso, A.M. 2013. Efisiensi Fitoremediasi pada Air Terkontaminasi Cu menggunakan Salvinia molesta mitchal. Di dalam: Prosiding Seminar Biologi. Kediri. (Vol. 10, No. 1)

Hartati. H, Muhammad. Z, Eldina F. 2015. Analisis Manajemen Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Gampong Jawa Kota Banda Aceh Sebagai Stasiun Pemilihan, Jurnal Teknik sipil, ISSN:2302-0253, Vol 4, No 1, 18-20

Irhamni, Setiaty P, Edison P, Wirsal H. 2017, Fitoremediasi Berbasis Tumbuhan Air Untuk Penerapan Beberapa Logam Berat (Cr, Hg, Pb), ISBN:978-602-0898-49-0

Irhamni, Setiaty P, Edison P, Wirsal H. 2017. Kandungan Logam Berat pada Air Lindi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Kota Banda Aceh. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana (SNP) Universitas Syiah Kuala,2017. ISSN: 2579-3101. Hal.A19-A22

Kasan. 2011. Analisa Resiko Lingkungan pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah (Studi Kasus:TPA Piyungan Bantul), Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan, ISSN:2085-1227 Vol3, No 1, 019-030

LABBA. 2015. Hasil Uji Limbah Cair di Kolam Lindi TA Kampong Jawa Kota Banda Aceh. BARISTAND

Larasati. 2015. The Effectiveness of Heavy Metals Adsorptions on Leachate by Activated Carbon, Zeolite, and Silica Gel in TPA Tlekung, Batu, Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan, hal 44-48

Muliadi, Deasy. L, Yanny, dan sabir. S. 2013. Fitoremediasi: Akumulasi dan Distribusi Logam Berat Nikel, Cadmium dan Chromium Dalam Tanaman Ipomoea reptana. Prosiding seminar Nasional Kimia dan Pendidikan Kimia HKI Sumatera Barat, 7 Desember 2013

Paz-Alberto, A.M. and Sigua, G.C. 2013. Phytoremediation: a green technology to remove environmental pollutants. American Journal of Climate Change, vol. 2, pp. 71-86

Sendi, B. 2014. Phytoremediation Waste Mercury Using Plant And System Reactor, Jurnal Ilmiah Sain Vol. 14 No.1.

Subhashini, V, dan V.S, Sswamy. 2014. Pythoremediation of Cadmium and ChromiumContaminated Soils By Cyperus Rotundus. L, J. AURSTEM (97-101), ISSN (Online):2328-3580.

Suhendrayatna. 2013. Merkuri: Bahaya, Sumber Pencemar, Dan Pengelolaannya di Lingkungan. Kampanye dan sosialisasi Dampak Merkuri Terhadap Lingkungan. Meulaboh, 9 Desember 2013


Refbacks

  • There are currently no refbacks.