PENDIDIKAN UNTUK MASYARAKAT TENTANG BAHAYA PEWARNA MELALUI PUBLIKASI HASIL ANALISIS KUALITATIF PEWARNA SINTETIS DALAM SAUS

Azmalina Adriani, Irma Zarwinda

Abstract


Keberhasilan dari konsep analisis kualitatif pewarna ini sangat ditentukan oleh proses penerapan ilmu dalam bidang analisis farmasi dan makanan, untuk diaplikasikan kepada masyarakat, dalam hal pewarna sintetis, yang merupakan pewarna yang diizinkan yang ditambahakan dalam produk pangan, Pewarna sintetis yang diizinkan seperti Tartrazine, Sunset yellow FCF, Ponceau 4R, Eritromisin, Brillint Blue FCF, Fast green FCF, Brown HT, dan pewarna sintetis yang tidak diizinkan seperti Rhodamin B dan Methanil Yellow. Pewarna sintetis pada makanan dapat mengakibatkan iritasi pada saluran pencernaan dan mengakibatkan gejala keracunan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis kualitatif pewarna sintetis serta dapat membantu dalam pengawasan saus yang beredar di Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan kualitatif dan sampel dianalisis menggunakan metode kromatografi lapis tipis dengan menggunakan dua eluen yang berbeda yang dideteksi dengan lampu UV pada 254nm. Adapun yang menjadi hasil penelitian ini adalah satu sampel positif mengandung Rhodamin B sedangkan ketiga sampel mengandung Ponceau 4R.

Keywords


Pendidikan, Analisis kualitatif dan Pewarna sintetis

Full Text:

PDF

References


• Agustin, Pranita Nurdiana, dkk. (2016). Analisis Rhodamine B Pada saus Tomat Yang beredar di Kota Madiun Dengan Metode Kromatografi Lapis Tipis. JURNAL FLOREA 3 (1).

• Cahyadi, Wisnu, 2009, Analisis dan Aspek Kesehatan Bahan Tambahan Pangan. 5-60, Jakarta: Bumi Aksara.

• Departemen Pertanian. 2000. Pembuatan Saos Tomat. Yogyakarta: IP2TP Yogyakarta.

• Depkes RI. (1995). Farmakope Indonesia Edisi 4. Jakarta: Departemen Kesehatan.

• Dewi, Sri. (2015). Dampak Pewarna Rhodamin B Terhadap Tubuh Manusia. Palembang: Politeknik Kesehatan Palembang.

• Dewi, Lusiawati. (2016). Deteksi Kandungan Rhodamin B Pada Saos Serta Cemaran Boraks dan Bakteri Salmonella Sp. Pada Cilok Kelilingan Salahtiga. JURNAL ARGIC. 28, (1,2). pp 69-74.

• Djalil, A.D., Hartanti, D., Rahayu, W.S., Prihatin, R., Hidayah, N. (2005). Identifikasi Zat Warna Kuning Metanil (Metanil Yellow) dengan Metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT) Pada Berbagai Komposisi Larutan Pengembang, Jurnal Farmasi. Purwekerto: Fakultas Farmasi UMP.

• Erlin, Paramita. (2008). Analisis Rhodamine B Salam Saos dan Cabe Giling Di Pasar zkecamatan Laweyan Kotamadya Suryakarta Dengan Metode KLT. Suryakarta: UMMUHA Suryakarta.

• Fitriani Armin, Bita revir, Adek zamrud adnan (2015) Validasi metode Kromatografi lapis Tipis-Densitometri Untuk Analisis Pewarna Merah Sintetik pada beberapa merek saus, Fakultas Farmasi, Universitas Andalas

• Imadiah, (2019) Peningkatan Prestasi Belajar Siswa Pada Materi Aplikasi Fungsi Melalui Metode Penemuan Terbimbing. JURNAL SERAMBI ILMU, 20 (1), pp. 79-96

• Permenkes RI. (2012). Permenkes Tentang Bahan Tambahan Pangan. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.

• Setyoni, Dyah, dkk. 2010. Identifikasi Bahan Pewarna dan Pengawet Pada Saus Tomat Yang Beredar Dikota Jember. JURNAL STOMATOGNATIC 7 (1) pp 37-44.

• Anonimous (1992). SNI. Cara Uji Zat Tambahan. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.

• Underwood, A.L. (2008). Analisis Kimia Kuantitatif. Jakarta: Erlangga.

• Wijaya, D. (2011).Waspada Zat adiktif dalam Makanan. Jogjakarta ,Buku Biru.

• Yulinda. (2015). Analisis Kadar Pengawet Natrium Benzoat Pada Saos Tomat Dipasar Sekip Kota Palembang dan Sumbangsihnya Pada Materi Zat Aktif Pada Makanan Dikelas VIII SMP/MTS. Palembang: UIN Raden Fatah.

• Yana, S.Y.S, 2018. Pendidikan berbasis Kopetensi Pada sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pembelajaran Terhadap Pengendalian Mutu Produk Roti Nusa Indah Bakery. JURNAL SERAMBI ILMU, 17(2), pp.125-130




DOI: https://doi.org/10.32672/si.v20i2.1455

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.

Indexing By :

 

 

   

     

     

   

 

Supported