ANALISIS BEBAN KERJA PERAWAT DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD SIDOARJO

Hesma Wardhani Handarizki

Abstract


Survei awal dari data sekunder RSUD Sidoarjo diperoleh bahwa perbandingan antara jumlah perawat dengan jumlah tempat tidur yang terpakai pada tahun 2009 hingga tahun 2011 melebihi standar yang ada dan mengalami peningkatan secara terus menerus. Hal tersebut dapat memicu beban kerja yang dirasakan perawat meningkat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis menganalisis beban kerja perawat di instalasi rawat inap RSUD Sidoarjo. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif yaitu mengukur dan menggambarkan beban kerja perawat secara subyektif dan obyektif. Pengumpulan data dengan metode observasi dan self assement pada perawat di instalasi rawat inap RSUD Sidoarjo. Besar sampel penelitian yaitu 68 orang dengan teknik simple random sampling. Hasil penelitian didapatkan bahwa beban kerja subyektif tergolong sedang (72,06%) dan beban kerja obyektif tergolong sedang (55,88%). Kesimpulan penelitian ini yaitu beban kerja perawat di instalasi rawat inap RSUD Sidoarjo memiliki beban kerja yang cukup tinggi dan belum sesuai dengan standar yang ada. Saran dari peneliti yaitu melakukan evaluasi kinerja perawat dan memberikan reward kepada perawat terbaik serta melakukan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan perawat.


Keywords


Beban Kerja Obyektif, Beban Kerja Subjektif, Perawat

References


Undang-undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit. Jakarta: Republik Indonesia; 2009.

Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 340 Tahun 2010 Tentang Klasifikasi Rumah Sakit. Jakarta: Menteri Kesehatan; 2010.

Setiawan VB, Wulandari RD. Beban Kerja Subjektif dan Obyektif Tenaga Farmasi Rawat Jalan di Rumah Sakit. J Adm Kesehat Indones. 2016;4(1):28–36.

Yudi D, Tangka JW, Wowiling F. Hubungan Beban Kerja Fisik dan Mental Perawat dengan Penerapan Patient Safety di IGD dan ICU RSU GMIM Pancaran Kasih Manado. e-journal Keperawatan. 2019;7(1):1–9.

Aimi NZ. Analisis Beban Kerja Mental dan Kebutuhan Tenaga Kerja Perawat Bangsal Sumbodro dengan Metode NASA-TLX dan Workload Indicator Staffing Need (WISN) Studi Kasus Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta. Universitas Muhammadiyah Surakarta; 2018.

Yudatama R, Haksama S. Beban Kerja Subjektif Perawat Intensive Care Unit. J Adm Kesehat Indones. 2014;2(3r):141–8.

Aini N. Hubungan Shift Kerja dengan Kelelahan Kerja pada Perawat di Instalasi Rawat Inap di Rumah Sakit Herna Medan Tahun 2018. J Jumantik. 2019;4(1):45–56.

Romadhoni RD, Pudjirahardjo WJ. Beban Kerja Obyektif Tenaga Perawat di Pelayanan Rawat Inap Rumah Sakit. Jurnal. 2016;4(1):57–66.




DOI: https://doi.org/10.32672/makma.v2i3.1495

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Hesma Wardhani Handarizki

Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA)

INDEXING & ABSTRACTING