SOLONG SERGAP (SOLONG SETOR SAMPAH CEGAH ISPA) SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT LINGKUNGAN SOLONG, BANYUWANGI

Rizky Putri Hariyani, Rizky Putri Hariyani, Ayik Mirayanti Mandagi, Hodimatum Mahiroh, Ayu Fitri Lestari

Abstract


Menurut WHO (2016) kasus ISPA di dunia sebanyak 18,8 miliar dan menyebabkan kematian sebanyak 4 juta orang per tahun (WHO,2016). Penelitian yang dilakukan sejak tahun 2003 hingga tahun 2013 menyatakan bahwa di Nigeria faktor risiko kejadian ISPA adalah kepadatan penduduk, kepadatan hunian, polusi udara dan sanitasi lingkungan yang buruk (Akinyemi & Morakinyo, 2018). Berdasarkan data dari Puskesmas Klatak pada tahun 2016 hingga 2017 Infeksi Saluran Pernapasan Akut merupakan peringkat pertama dalam 10 besar tertinggi daftar penyakit yang ada (Profil Puskesmas Klatak, 2018). Berdasarkan FGD yang dilakukan masyarakat menilai bahwa kualitas udara sekitar daerah Solong sangat berpengaruh. Kualitas udara yang buruk diakibatkan oleh frekuensi pembakaran sampah yang dilakukan oleh warga. Melalui Program Solong Sergap, warga Solong diberikan kapasitas pengetahuan mengenai pemilahan dan pengolahan sampah hingga praktek dalam mengolah sampah.  Melalui artikel ini, penulis akan menyampaikan perencanaan hingga implementasi Program Solong Sergap berdasarkan Teori Dignan. Metode yang dilakukan yaitu secara observasional menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian yang bersifat deskriptif. Kesimpulan yang didapatkan yaitu program Solong Sergap cukup efektif dalam mengurangi frekuensi pembakaran sampah di Lingkungan Solong. Saran yang dapat diberikan yaitu intensitas komuniaksi penanggung jawab kegiatan lebih sering kepada peserta kegiatan yang bertujuan supaya kegiatan berkelanjutan.

Kata Kunci: ISPA, Sampah, Teori Dignan.

Keywords


ISPA, Sampah, Teori Dignan.

Full Text:

PDF

References


Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta. Kementrian Kesehatan RI (2009)

WHO. Pneumonia. Geneva: World Health Organization. (2016)

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia. Kementrian Kesehatan RI. Jakarta : (2017).

WHO. Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang cenderung menjadi epidemi dan pandemic. Jenewa. Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization). Jenewa : (2017)

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia. Kementrian Kesehatan RI. Jakarta : (2010)

Akinyemi, Joshua Oduyano dan Oyewale Mayowa Morakinyo. Household environment and symptoms of childhood acute respiratory tract infections in Nigeria, 2003–2013: a decade of progress and stagnation. University of Ibadan (2018)

Nirmolia, N., Mahanta, T. G., Boruah, M., Rasaily, R., Kotoky, R. P., & Bora, R. (2018). Prevalence and risk factors of pneumonia in under five children living in slums of Dibrugarh town. Clinical Epidemiology and Global Health, 6(1), 1–4.

Puskesmas Klatak. 2018. Profil Puskesmas Klatak. Banyuwangi. Puskesmas Klatak

Dignan, M.B., and Carr, P. A. 1992. Program Planning for Health Educational adan Promotion 2 nd Edition. USA: Lea and Febiger.




DOI: https://doi.org/10.32672/makma.v2i2.1275

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Rizky Putri Hariyani, Rizky Putri Hariyani, Ayik Mirayanti Mandagi, Hodimatum Mahiroh, Ayu Fitri Lestari

Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA)

INDEXING & ABSTRACTING