CORRELATION WORK ATTITUDE WITH LOW BACK PAIN (LBP) COMPLAINTS (STUDI ON FISH PORTER IN MUNCAR HARBOR BANYUWANGI)

Saiful Azis Setyawan

Abstract


Low back pain (LBP) is one of the complaints that are often encountered in workers, including fish porter. Fish porter are at risk of LBP's complaints, because their work is was did by standing and bent. This study purpose to study the correlation between work attitude with LBP complaints for fish porter (manol) in Muncar Harbor Banyuwangi. This tudy was analytic observational with a cross sectional aprroach. The number of samples in this study amounted 35 respondents and taken from the population amounted 42 respondents using simple random sampling technique. Data collection technique used interview questionnaires to get individual characteristics (age, length of work and smoking habits). REBA and NBM are used to observations work attitude and to determine LBP complaints. Data were analyzed using chi-square test and cross tabulation. The results the most fish porter aged up to 35 years (88,6%) , had length of work period up to five years (80%), moderate smokers category (48,6%). Majority work attitudes were not ergonomic (74.3% ), and 51.4% fish porter experienced LBP complaints. The result of the analysis with the chi-square test showed work attitude had correlation LBP complain (p value 0.042).

 

Keywords: Low back pain, work attitude


Keywords


Low back pain;work attitude

Full Text:

PDF

References


Ambarwati, Diah, 2013. Pengaruh Beban Kerja terhadap Stres Karyawan IGD dengan Dukungan Sosial sebagai Variabel Moderating (Studi pada RSUP Dr. Kariadi Semarang). Skripsi. Universitas Diponegoro Semarang. Tersedia di http://eprints.undip.ac.id/43376/1/01_AMBARWATI.pdf. [Diakses pada 2 April 2019].

Candra, Michael Wijaya, dkk. 2017. Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Low Back Pain Pada Petugas Cleaning Service Universitas Sam Ratulangi Manado. Skripsi Universitas Sam Ratulangi Manado. Tersedia dihttp://www.ejournalhealth.com/indphp/ikmas/article/view/536 [Diakses pada 14 April 2018]

Mallapiang, F., & Wahyudi, A. A. 2015. Gambaran Faktor Pekerjaan dengan Kejadian Carpal Tunnel Syndrom (CTS) pada Pengrajin Batu Tatakan di Desa Lempang Kec. Tanete Riaja Kabupaten Barru Tahun 2015. Al Sihah Public Health Science, VI, No 2, 19-25. Tersedia di http://journal.uinalauddin.ac.id/index.php/AlSihah/article/view/1974/1909 [Diakses 2 April 2019]

Nurzannah., dkk. 2015. Hubungan Faktor Risiko Dengan Terjadinya Nyeri Punggung Bawah (Low Back Pain) Pada Tenaga Kejra Bongkar Muat (TKBM) Di Pelabuhan Belawan Medan Tahun 2015. Jurnal. Tersedia di https://media.neliti.com/media/publictions/14553-ID-hubungan-faktor- resiko-dengan-terjadinya-nyeri-punggung-bawah-low-back-pain-pada.pdf [Diakses pada 23 April 2019]

OHSC. 2007. Resource Manual for The MSDs Prevention Guideline for Ontario. Tersedia di http://www.wsps.ca/WSPS/media/Site/Resources/Downloads/msd_200_guideline_ontario_resource_manual pdf [Diakses pada 5 November 2018]

Razak, Muhammaf Afrizal. 2018. Hubungan Penggunaan Troli Dengan Keluhan Low Back Pain (LBP) Pada Pekerja Kuli Angkut Perempuan Di Pasar Gedhe Kota Surakarta. Skripsi. Fakultas Ilmu Kesehatan : Universitas Muhammadiyah Surakarta. Tersedia di http://eprints.ums.ac.id/68552/11/NASKAH%20PUBLIKASI.pdf [Diakses pada 22 April 2018]

Risdianti, Devi. 2018. Hubungan Antara Beban Kerja Dengan Keluhan Low Back Pain (LBP) Pada Kuli Panggul Perempuan Di Pasar Legi Surakarta. Skripsi. Fakultas Ilmu Kesehatan : Universitas Muhammadiyah Surakarta. Tersedia di http://eprints.ums.ac.id/61379/11/10.20NASKAH%20PUBLIKASI.pdf [Diakses pada 24 April 2018]

Sakinah, dkk. 2012. Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Nyeri Punggung Bawah Pada Pekerja Batu Bata Di Kelurahan Lawawoi Kabupaten Sidrap. Jurnal. Tersedia di http://repository.unhas.ac.id/bitstreanhandle/123456789/6701/JURNAL.pdf?sequence=1 [Diakses pada 12 April 2019]

Selviana, Rachmawati. 2006. Hubungan Antara Berat Beban, Frekuensi Angka dan Jarak Angkut Dengan Keluhan Nyeri Pinggang Pada Buruh Angkut di Stasiun Tawang. Skripsi. Universitas Negeri Semarang. Tersedia di https://lib.unnes.ac.id/707/1/1277.pdf [Diakses pada 15 April 2019]

Suma’mur, P.K. 2009. Hygiene Perusahaan Dan Keselamatan Kerja. Cetakan 13. Jakarta: Haji masagung

Taroreh, fiki .,dkk. 2017. Hubungan Antara Umur Dan Masa Kerja Dengan Keluhan Muskuloskeletal Pada Kusir Bendi Di Kota Tomohon. Jurnal Kesmas. Tersedia di https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/kesmas/article/view/23015 [Diakses pada 25 April 2019]

Tarwaka, BS. (2004). Ergonomi untuk keselamatan kesehatan kerja dan produktivitas. Surakarta: Uniba press. Tersedia di https://archive.org/details/ErgonomiUntukKeselamatanKesehatanKerjaDanProduktivitas/page/n1 [Diakses pada 9 September 2018]

Tarwaka. 2010. Ergonomi Indsutri. Surakarta : Harapan Offset

Tarwaka. (2015). Ergonomi Industri Dasar Dasar Pengetahuan Ergonomi dan Aplikasi di Tempat Kerja. Surakarta:Harapan Press. Tersedia di http://shadibakri.uniba.ac.id/wp-content/uploads/2016/03/BukuErgonomi.pdf [Diakses pada 10 September 2018]

WHO ScientificGroup. 2003. WHO Technical Report Series 919. The Burden of Musculoskeletal Conditionsat The Start of The New Milenium, WHO Library Cataloguing in Publication Data. Tersedia di https://apps.who.int/iris/handle/106642721 [Diakses pada 2 April 2019]




DOI: https://doi.org/10.32672/makma.v2i2.1091

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Saiful Azis Setyawan

Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA)

INDEXING & ABSTRACTING