Perencanaan Sistem Pewadahan dan Pengumpulan Sampah Rumah Tangga di Bantaran Sungai Cikapundung Kota Bandung

Muhamad Yogi Arsyandi, Yulianti Pratama, Lina Apriyanti

Abstract


The increase of population in an area will have an impact on the level of density of the area, so that the emergence of a wild settlement that utilizes the river area as a place of residence. This condition will be a potential waste problem in the Riverbank area. One of them is the potential for garbage dumped into rivers, especially Cikapundung River. Tamansari Village is one of the areas that are traversed Cikapundung river, so it takes the planning of the system of inheritance and garbage collection to reduce the potential of waste dumped into the river. waste generation measurement based on SNI 19-3964-1994 method. The concept of waste management system planning is the reduction of waste in the source by 30% with the planning of the timing system through sorting based on three categories of garbage types. Planning of collecting system is by giving the gathering to the collecting device compartment. A community-based waste processing approach that starts from sourcing through composter processing and garbage bank.


Keywords


Community-based Waste Management, Tamansari Urban Village, River Cikapundung

Full Text:

PDF

References


Anggraini, F., dan Hastuti, E. (2007). Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah di Lingkungan Pemukiman Padat Daerah Aliran Sungai.

Azkha, Nizwardi. (2006). Analisis Timbulan, Komposisi dan Karakteristik Sampah di Kota Padang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, September 2006, I (1).

Badan Pusat Statistik. (2018). Kota Bandung Dalam Angka 2018. Bandung: Badan Pusat Statistika Kota Bandung

Damanhuri, E., dan Padmi, T. (2015). Pengelolaan Sampah Terpadu. Institut Teknologi Bandung.

Dinas Permukiman dan Perumahan Jawa Barat. (2017). Laporan Pendahuluan. Bandung

Kristiyanto., T. (2007). Pengelolaan Persampahan Berkelanjutan Berdasarkan Peran Serta Masyarakat Kota Kebumen. (Pascasarjana), Universitas Dipenogoro, Semarang.

Laboratorium Buangan Padat dan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Institut Teknologi Bandung (ITB). (2018)

Mulyono. (2014). Membuat MOL dan Kompos dari Sampah Rumah Tangga

Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 97 Tahun 2017. Kebijakan dan Strategi Nasional Pengeolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Rumah Tangga.

Pratama, Yulianti & Soleh, Achmad Zanbar. (2008). Kajian Hubungan antara Timbulan Sampah Domestik dengan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Makalah disajikan dalam Proceeding Seminar Nasional Sains dan Teknologi-II 2008, Universitas Lampung, 17-18 November 2008.

Selamet, Sofyan, Iendra. 2004. Pengaruh Tata Guna Lahan Terhadap Kualitas dan Kuantitas Air Sungai Cikapundung. Universitas Diponegoro.

SNI 19-3964-1994 Metode Pengambilan dan Pengukuran Contoh Timbulan dan Komposisi Sampah Perkotaan.

SNI 19-2454-2002 Tata Cara Teknik Operasional Pengelolaan Sampah Perkotaan.

SNI 19-7030-2004 Spesifikasi Kompos dari Sampah Organik Domestik.

Spilsbury, Louise. (2010) dalam Tri Astuti Ramandhani, (2011). Waste and Recycling Challenges. New York: The Rosen Publishing Group Inc.

Tchobanoglous,G. Theisen, H & Vigil s.a. (2002). Handbook of Solid Waste Management. New York: Mc.Graw-Hill.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah.

Wijaya, Karto. (2017). Kawasan Bantaran Sungai Cikapundung Sebagai Pemukiman Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kota Bandung. Universitas Kebangsaan




DOI: https://doi.org/10.32672/jse.v4i2.1464

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.

 

 

RJI Main logo

Bekerjasama dengan Native Proofreading