PELAKSANAAN PEMBELAJARAN IPS TERPADU DI SMP/MTs DAN PERMASALAHANNYA

Yenni Agustina

Abstract


Pelaksanaanya pembelajaran IPS di SMP/MTs sebagian besar masih dilaksanakan secara terpisah. Pencapaian Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar mata pelajaran IPS masih dilakukan sesuai dengan bidang kajian masing-masing (sosiologi, sejarah, geografi, ekonomi) tanpa ada keterpaduan didalamnya. Hal ini tentu saja menghambat pencapaian tujuan pembelajaran IPS itu sendiri yang dirumuskan atas dasar realitas dan fenomena sosial yang mewujudkan satu pendekatan interdisipliner dari aspek dan cabang-cabang ilmu sosial (sosiologi, sejarah, geografi, ekonomi, politik, hokum dan budaya). Hal ini disebabkan antara lain: (1) kurikulum IPS itu sendiri tidak menggambarkan satu kesatuan yang terintegrasi, melainkan masih terpisah-pisah antarbidang ilmu sisoal; (2) latar belakang pendidikan guru masih merupakan guru disiplin ilmu masing-masing seperti sosiologi, sejarah, geografi, ekonomi dan antropologi sehingga masih sulit untuk melakukan pembelajaran yang memadukan antardisiplin ilmu tersebut; serta (3) terdapat kesulitan dalam pembagian tugas dan waktu pada masing-masing guru “Mata Pelajaran” untuk pembelajaran IPS secara terpadu; (4) meskipun pembelajaran terpadu bukan merupakan hal yang baru namun para guru disekolah tidak terbiasa melaksanakannya sehingga dianggap hal yang baru. Jika pembelajaran IPS Terpadu belum bisa berjalan sebagaimana mestinya yaitu memadukan mata pelajaran Geografi, Sejarah, Sosiologi, dan Ekonomi menjadi suatu kesatuan, maka lebih baik dipisahkan menjadi bidang studi masing-masing.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.