CARA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA (Penelitian Kepada Guru-Guru SMAN 7 Banda Aceh)

Nurhayati Ahmad

Abstract


Agar prestasi belajar siswa selalu memuaskan dalam proses belajar mengajar (PBM) di sekolah, maka guru-guru perlu meningkatkan kemampuan belajar siswanya, karena hal ini sangat bermanfaat bagi bangsa dan negara dimasa-masa yang akan datang. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan siswa tidak dapat meraih prestasi belajar yang memuaskan di sekolah. (2) Ingin mengetahui pernahkah guru-guru SMAN 7 Banda Aceh berusaha meningkatkan prestasi belajar siswa. (3) Ingin memperoleh informasi tentang cara-cara yang dilakukan guru-guru SMAN 7 Banda Aceh sehubungan meningkatkan prestasi belajar siswa. Dari hasil pengolahan data dapat diambil beberapa kesimpulan yaitu : faktor-faktor yang menyebabkan siswa SMAN 7 Banda Aceh tidak mampu meraih prestasi belajar yang memuaskan adalah: (1) Siswanya malas belajar. (2) Diberi tugas tidak mau mengerjakan. (3) Siswa tidak memiliki buku pelajaran. (4) Sarana dan prasarana kurang tersedia. (5) Siswanya tidak disiplin, inovatif dan kreatif. (6) Ada guru yang tidak memperhatikan kemajuan belajar siswa. (7) Perbedaan kepribadian dan tingkat kecerdasan siswa. (8) Tidak ada perhatian dari orang tua. Guru-guru pernah membangkitkan prestasi belajar siswa. Setelah diadakan evaluasi baru jelas mana siswa yang maju prestasinya, mana siswa yang tidak ingin maju. Selanjutnya siswa yang belum dapat meraih prestasi dipanggil, lalu dituntun dibina dan diarahkan. Cara-cara yang dilakukan guru SMAN 7 Banda Aceh dalam neningkatkan prestasi belajar siswa yaitu: (1) Dengan cara pendekatan. (2) Membangkitkan motivasi belajar mereka. (3) Dengan cara tanya jawab (pancingan). (4) Dengan cara membagi-bagi tugas kelompok belajar. (5) Dengan cara mengaitkan materi pelajaran dengan agama. (6) Diberikan support bagi siswa yang malas mengikuti latihan olah raga. (7) Dengan cara menyuruh buat makalah kemudian dipresentasikan. (8) Mengadakan konfirmasi dengan guru-guru lain. (9) Dengan cara menuntun bagi siswa yang hanya dapat membaca saja tapi tidak faham apa arti dan maksudnya.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.