PENGARUH LINGKUNGAN TERHADAP KEJADIAN DIARE PADA BALITA

Yarmaliza Yarmaliza, Marniati Marniati

Abstract


Penyakit diare merupakan salah satu penyakit menular yang menjadi masalah kesehatan
masyarakat, hal ini dikarenakan angka kesakitan masih tinggi dan berpotensi menyebabkan
kematian dan terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Berdasarkan data yang diperoleh
dari Dinas Kesehatan Kabupaten Nagan Raya, penyakit diare yang menyerang balita hampir
setiap tahunnya dapat ditemukan. Menurut data dari Puskesmas Cot Kuta penderita penyakit diare
pada tahun 2014 yaitu sebesar 57 jiwa dari 100 persen, selanjutnya pada tahun 2015 tercatat
terjadi penurunan sebanyak 53 jiwa total penderita diare dan Desa Lueng Baroe menjadi desa
tertinggi sebagai penderita diare yang meningkat menjadi 23 jiwa. Diantara penyebab terjadinya
penyakit diare pada balita adalah faktor lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
melihat apakah terdapat pengaruh antara saluran pembuangan air limbah dan sistem pengolahan
sampah terhadap kejadian diare pada Balita. Penelitian ini bersifat survey analitik dengan
rancangan penelitian cross sectional, populasi dalam penelitian ini adalah Ibu yang berkunjung di
wilayah Pukesmas Cot Kuta yang memiliki balita yang di Puskesmas Cot Kuta Kecamatan Suka
Makmue Kabupaten Nagan Raya tahun 2015 yaitu sebanyak 712 orang. Jumlah sampel sebesar 42
responden (Rumus Slovin) yang di ambil berdasarakan accidental sampling, yaitu mengambil
kasus atau responden yang kebetulan ada atau bersedia di suatu tempat atau sesuai dengan kontek
penelitian. Penelitian ini telah dilakukan pada 1-30 Desember 2015. Analisa data menggunakan
univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saluran pembuangan air limbah dan
sistem pengolahan sampah berpengaruh terhadap kejadian diare pada Balita (P. Value < 0,05 ).
Terdapat pengaruh antara saluran pembuangan air limbah dan sistem pengolahan sampah
terhadap kejadian diare pada Balita.


Full Text:

PDF

References


Andriyani dkk. 2014. Studi Sanitasi Dasar pada Penderita Diare di Pulau

Kodingareng Kecamatan Ujung Tanah Kota Makasar. Jurnal. Bagian

Kesehatan Lingkungan Fakultas Masyarakat. Universitas Hasanuddin.

Binder, H.J. 2004. Disorders of absorption. In: Harrisons Principles Internal Medicine. Ed: Wilson, Braunwald, Isselbacher, Petersdorf, Martin,

Fauci, Root. 15th Ed. McGraw-Hill, New York, pp. 286-300.

Budiarto, E. 2012. Biostatistika untuk Kedokteran dan Kesehatan

Masyarakat. EGC. Jakarta. BPS. 2011. Statistik Daerah Provinsi Aceh

Badan Pusat Statistik Provinsi Aceh. Banda Aceh.

BPS. 2014. Statistik Kecamatan Suka Makmue 2014. Badan Pusat Statistik Kabupaten Nagan Raya. Departemen Kesehatan RI. 2007.

Pedoman Pemberantasan Penyakit Diare. Dirjen PP dan PL. Jakarta. Departemen Gizi dan Kesehatan Masyarakat.

Gizi dan Kesehatan Masyarakat.Edisi Revisi. Rajawali Pers. Jakarta.

Dini. 2013. Hubungan Faktor Lingkungan dengan Kejadian Diare Balita di

Wilayah Kerja Puskesmas Kambang Kecamatan Lengayang Kabupaten

Pesisir Selatan Tahun 2013. Skripsi Program Studi Kesehatan Masyarakat

Fakultas Ilmu Kesehatan UNAND.

Entjang. 2000. Ilmu Kesehatan Masyarakat. Citra Adtya Bakti. Bandung.

Hasan. 2007. 100 Macam Penyakit Akibat Polusi. CV. Makrifat. Bandung.

Hastono, S.P. 2006. Basic Data Analysis for Health Research. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.Jakarta.

Iqbal dan Chayatin. 2009. Ilmu Kesehatan Masyarakat Teori dan Aplikasi.

Salemba Medika. Jakarta.

Kusnoputranto. 2000. Kesehatan Lingkungan. Jurnal. Fakultas

Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Jakarta.

Laporan Pukesmas Cot Kuta. 2015. Laporan Bulanan Kejadian Penyakit Diare Pada Balita tahun 2015 di Wilayah Pukesmas Cot Kuta Kecamatan Suka Makmue Kabupaten Nagan Raya.

Machfoedz, I. 2004. Menjaga Kesehatan Rumah dari Berbagai Penyakit. Fitramaya. Yogyakarta.

Karunia, Monika. 2012. Hubungan Personal Hygiene Ibu Dan Sarana Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Diare Pada Anak Balita Di Desa RajaKecamatan Boawae Kabupaten Nagekeo. Skripsi Fakultas Ilmu

Kesehatan Masyarakat Undana.

Mubarak, Wahid Iqbal dan Nurul Chayatin. 2009. Ilmu Kesehatan Masyarakat: Teori dan Aplikasi. Salemba Medika. Jakarta.

Notoatmodjo, S. 2003. Ilmu Kesehatan Lingkungan. PT. Rineka Cipta.

Jakarta.

Notoatmodjo, S. 2003. Ilmu KesehatanMasyarakat. PT Rineka Cipta.

Jakarta.

Notoatmodjo, S. 2005. Metodelogi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta. Jakarta.

Nursalam. 2003. Konsep dan Penerapan Metodelogi Penelitian Ilmu

Keperawatan: Pedoman Skripsi, Tesis dan Instrumen Penelitian Keperawatan. Salemba Medika. Jakarta.

Sander, MA. 2009. Hubungan Faktor Sosial Budaya dengan Kejadian Diare di Desa Candinegoro Kecamatan Wonoayu Sidoarjo. Medika. Jurnal.

Vol 2 (2): 163-171.

Sanropie, Djasio, dkk. 1984. Pedoman Bidang Studi Penyediaan Air Bersih Akademi Penilik Kesehatan Teknologi Sanitasi (APK-TS). Departemen Kesehatan RI.

Jakarta. Setio. 2009. Cegah Dini Muntaber. Sunda Kelapa Pustaka. Jakarta.

Sudjana. 2002. Metode Statistika. Tarsito. Bandung.

Suwasono. 2008. Pedoman Kesehatan Masyarakat. CV Pamularsih. Jakarta.

Susanti. 2007. Menuju Keluarga Sehat. Sunda Kelapa Pustaka. Jakarta.

Soemirat, S. 2004. Kesehatan Lingkungan. UGM. Yogyakarta.

Soeparman. 2002. Pembuangan Tinja dan Limbah Cair. Kedokteran EGC.

Jakarta


Refbacks

  • There are currently no refbacks.