ANALISIS FAKTOR PENYEBAB TERHADAP KEJADIAN ISPA

Marniati Marniati, Yarmaliza Yarmaliza

Abstract


Infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) merupakan infeksi akut yang menyerang salah satu bagian atau lebih dari saluran nafas. Hampir 4 juta orang meninggal akibat ISPA setiap tahun, 98%-nya disebabkan oleh infeksi saluran pernafasan. Hasil laporan Dinas Kesehatan Aceh pada tahun 2012 jumlah penderita ISPA (Peunomia) adalah sebanyak 52.928 kasus, laporan Dinas Kesehatan Aceh Barat tahun 2012 jumlah penderita ISPA sebanyak 1.921 kasus. Faktor lingkungan merupakan bagian dari penyebab terjadinya ISPA. Penelitian ini bersifat survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional, penelitian telah dilakukan di wilayah kerja puskesmas Tangkeh Kecamatan Woyla Timur Kabupaten Aceh Barat pada tanggal 1 Juni-11 Juli 2016. Tujuan penelitian ini untuk melihat apakah ada pengaruh lingkungan dan ventilasi terhadap kejadian ISPA. Populasi seluruh masyarakat di wilayah kerja puskesmas Tangkeh Kecamatan Woyla Timur Kabupaten Aceh Baratyaitu sebanyak 4.324 jiwa, Pengambilan sampel dilakukan secara acak yaitu 98 responden yang ada di setiap desa dalam cakupan Wilayah Kerja Puskesmas Tangkeh, analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil uji dalam penelitian ini menunjukkan bahwa lingkungan dan ventilasi memberi pengaruh yang signifikan terhadap kejadian ISPA (P.Value < 0.05). Dapat disimpulkan bahwa faktor lingkungan dan ventilasi memberi pengaruh terhadap kejadian ISPA.

Full Text:

PDF

References


Almatsier, Sunita, dkk. (2011). Gizi Seimbang Dalam Daur Kehidupan.

Jakarta, PT. Gramedia Pustaka Utama.

Budiarto, B. (2012). Metodologi Penelitian Kedokteran. Jakarta: EGC

Dinkes Aceh Barat. (2015). Profil Kesehatan Kabupaten Aceh Barat Tahun 2014.Aceh Barat Daya.

Dinkes Aceh. (2014). Profil Kesehatan Provinsi Aceh Tahun 2013. Aceh.

Fitria. (2012). Hubungan Faktor Lingkungan Fisik dengan Kejadian ISPA PADA Pekerja Industri Mebel Dukuh Tukrejo Desa Bondo Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara Propinsi Jawa Tenga Tahun 2012. Skripsi. FKM UI.

Hurlock, E. B. (2010). Psikologi Perkembangan. Suatu Pendekatan

Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.

Irga, A. (2009). Penyakit Paru Akibat Gangguan Kerja di Kota Medan.

Skripsi. Universitas Sumatera Utara.

Israr. (2009). Pneumonia pada Dewasa. Artikel Kesehatan. Fakultas Kesehatan Pekan Baru Riau.

Kandung, (2013). Hubungan Antara Karakteristik Pekerja Dan Pemakaian

Alat Pelindung Pernapasan (Masker) Dengan Kapasitas Fungsi ParuPada

Pekerja Wanita Bagian Pengampelasan Di Industri Mebel “X” Wonogiri. Jurnal Kesehatan Masyarakat 2013, volume 2, nomor 1, tahun 2013.

Kemenkes RI, (2010). Sistem Kesehatan Nasional. Depkes RI, Jakarta

Kemenkes RI. 2011. Penyakit ISPA dan Penaggulangannya. Jakarta.

Kemenkes RI. (2013). Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta.

Kemenkes RI. (2015). Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta.

Naini. (2009). Pajanan Debu Kapuk dengan Kejadian ISPA pada Pekerja Industri Kasur Kapuk di Kecamatan Bukit Kecil Kota Palembang Tahun 2009.

Skripsi. Depok. UI Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.Jakarta

Notoatmodjo, S. (2012). Promosi kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka cipta

Puskesmas Tangkeh. (2015). Data Kesehatan Wilayah Kerja Puskesmas Tangkeh. Aceh Barat.

Rizki, S.R. (2014). Analisis Faktor-faktor Risiko Kejadian ISPA pada Pekerja di Bagian Produksi Block Rubber PT. Sri Trang Lingga Indonesia Tahun 2014.

Skripsi. Universityas Sriwijaya. Rusnaini. (2013). Faktor-faktor yang

mempengruhi penyakit Ispa pada Masyarakat. Skripsi : UTU. Aceh

Barat.

Wulandari DR., Hadisaputro S., Suhartono.(2014). Berbagai Faktor yang

Berhubungan dengan Kejadian Gangguan Fungsi Paru dalam Ruang

Kerja (Studi Kasus Pekerja Industri Rumahan Electroplating di Kecamatan

Talang Kabupaten Tegal). JurnalKesehatan Lingkungan Indonesia. Vol.12. No.1. Oktober 2012-18 Maret2013.

Wardhani, Pharmawati, Sururi. (2010).Hubungan Faktor Lingkungan, SosialEkonomi, dan Pengetahuan Ibu dengan Kejadian Insfeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Pada Balita di Kelurahan Cicadas Kota

Bandung.Institut Teknologi Nasional Bandung. Prosiding:Seminar Nasional Sains & Teknologi – IIILembaga Penelitian – Universitas Lampung, 18 – 19 Oktober 2010.

Wijayanto. (2008). Pajanan Debu dan Kejadia ISPA pada Pekerja Pabrik

Pembuatan Batako di Kabupaten Banyuasin Tahun 2008. Skripsi. Depok. UI.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.