MODEL PROJECT CITIZEN UNTUK MENGATASI GAYA HIDUP LESBIAN, GAY, BISEKSUAL, DAN TRANGENDER (LGBT)

Sulaiman Sulaiman, Hasmiana Hasan, Hafidh Maksum

Abstract


Pebahasan ini mengembangkan Model Project Citizen Untuk Mengatasi gaya hidup LGBT. Akhir
akhir ini gerakan kaum LGBT sudah mulai masuk dunia pendidikan. Walaupun sempat gagal
mendapat pengakuan dari komisi nasional hak asasi manusia (KOMNAS HAM) ,kini mereka
melalui naungan LSM dan kelompok studi gender dan HAM mencoba melakukan edukasi tentang
kebebasan dalam melampiaskan nafsu birahinya atau menikah dengan sesama jenis. Suburnya
LGBT di Indonesia juga bersamaan dengan banyaknya situs-situs online yang memberikan
informasi tentang dunia LGBT dan perkembangannya, serta forum diskusi, sharing pengalaman
ataupun bertanya tentang apa saja yang berhubungan dengan LGBT. Salah satu model dalam
mengatasi masalah LGBT adalah model Project citizen, yaitu sebuah model pembelajaran berbasis
potofolio. Melalui model ini para mahasiswa bukan hanya diajak untuk memahami konsep dan
prinsip keilmuan, tetapi juga mengembangkan kemampuannya untuk bekerja secara kooperatif
melalui kegiatan belajar praktik-empirik. Dengan demikian pembelajaran akan semakin
menantang, mengaktifkan dan lebih bermakna.


Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. (2006) Prosedur Penelitian; Suatu Pendekatan Praktik Jakarta: PT.Rineka Cipta.

Azhari,Rama. (2008) membakar rahasia cinta terlarang kaum homoseksual. Hujjah press

Banks, J. A. (1997). Educating Citizen in a Multikultural Society. London: teacher College Press.

Branson, M. S. (1998). The Role of Civic Education. Calabasas: CCE.

Budimansyah, D. (2009). “Project Citizen” UPI Bandung.

Budimansyah, D. (2002). Model Pembelajaran dan Penilaian Berbasis

Portofolio. Bandung: PT. Genesindo.

Danial AR, E. dan Nanan. W. 2007. Metode Penulisan Karya Ilmiah. Bandung: Laboratorium PKn FPIPS UPI.

Djahiri, K. (2002). Hakekat Pembelajaran AJEL (Active Joyfull Effective

Leaning) Model Portofolio Terpadu Multi Dimensional. Bandung. Lab

Pendidikan Kewarganegaraan FPIPSUPI.

Maleong, L. J. (1999). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja

Rosdakarya.

Maksum, H (2017) Model project citizentship in developing nationalism

attitude through intelletual citizenship. Researchers world Journal of Arts,

Science & Commerce, E-ISSN 22294686ISSN2231-4172,Vol8(I)53-57

Nurisah A Juntika (2005) strategi lanyananbimbingan dan konseling Bandung. Pt rafika aditama

Philips, abu ameenah. (2003) Islam dan Homoseksual. zahra.

Sudjana, N, (1991) Metode Statistika Untuk Penelitian, Bandung, Tarsito.

Sugiono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif

Kualitatif, dan R&D. Bandung.Alfabeta.

Syah, D, et al.. (2007) Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: Gaung Persada Press.

Vontz, S.T. et al. (2000). Project Citizen and civic: Civic: Development of Adolescent Student in Indiana, Latvia,Lithuania Indiana University ERIC,

Education Resources Information Center.

Wahab, A.A. (2006). Pengembangan Konsep dan paradigm Kewarganegaraan baru Indonesia Bagi Terbinanya warga Negara Dimensional Indonesia” Dalam Pendidikan Nilai Moral dimensi PKn

Menyanbut 70 tahun Prof.Drs. H.A.Kosasih Djahiri. Bandung:

Laboratorium PKn FPIPS UPI.

Wills sofyan (2009) remaja dan Masalahnya Bandung. Alfa beta.

Winataputra, U. S. dan Budimansyah, D.(2007), Pendidikan KewarganegaraanDalam perspektif Internasional.Acta civicus, No. 1, Oktober 2007, 1.

Zack Zakiy. (2012). Pandangan Islam Terhadap Sekularisme. Islam Harmoni dengan Akhlak. Retrieved from http://islamharmonidenganakhlak.blogspot.co m/2012/12/pandangan-islam-terhadap-sekularisme. html (2011). Teori Disonansi Kognitif

(Cognitive Dissonance Theory).

Psychologimania. Retrived from http://www.psychologymania.com/2011/09/teori-disonansi-kognitif- cognitive.

html Sarwono, Sarlito. 2009. Psikologi Sosial. Jakarta.

http://belajarpsikologi.com/batasan-usiaremaja


Refbacks

  • There are currently no refbacks.