PENGARUH PRAKTIK ILLEGAL FISHING TERHADAP KESEJAHTERAAN EKONOMI NELAYAN DI PROVINSI ACEH

Wahyuddin Wahyuddin, Muksal Muksal, Nirzalin Nirzalin, Zulfikar Zulfikar

Abstract


Tujuan pelitian ini adalah untuk melihat praktik dan pengaruh Illegal Fishing terhadap
peningkatan ekonomi masyarakat nelayan di provinsi Aceh. Penelitian ini dilaksanakan di empat
lokasi inti kelautan di Aceh, diantaranya Nagan raya, Pidie Jaya, Kota Lhoksemawe, Aceh Timur.
Penelitian ini menggunakan metode Analisis Kualitatif, dengan pendekatan Sociological History
dan Fenomenalogy. Data penelitian bersumber primer dan data sukunder. Data primer
menggunakan teknik wawancara (deeply interview) dan obsevasi (direct observation). Data
sukunder melalui pengkajian literatur-literatur yang terkait dengan penelitian seperti buku-buku,
jurnal, dokumentasi, laporan dinas terkait tentang penangkapan ikan dan kesejahteraan
nelaya,dari sekretariat panglima laot disetiap kabupaten yang menjadi objek penelitian ini.
Pengumpulan data juga dilakukan dengan diskusi beberapa tokoh terkait dari kalangan akademisi
dan non akademisi. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Ilegal Fishing merupakan salah satu
faktor utama penyebab hasil tangkap ikan di pesisir Aceh menurun derastis, sehingga mata rantai
kemiskinan Nelayan tidak pernah terputuskan. Hasil penilitian ini sangat bermanfaat dan dapat
direkomendasikan kepada pihak pemangku kebijakan khususnya pemerintah Aceh, untuk
menanggapi masalah Illegal Fishing dengan maksimal sehingga pendapatan Nelayan Aceh akan
kembali meningkat, pemerintah dituntut untuk merealisasikan program peningkatan ekonomi
berbasis komunitas nelayan sehingga mata rantai kemiskinan di kawalan nalayan akan
terputuskan.


Full Text:

PDF

References


Achmad Nasir Biasane, 2004.“Konstruksi Kearifan Lokal dalam Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan”, Makalah Pascasarjana IPB.

Alains AM, PutriSE, HaliawanP. 2009.Pengelolaan sumberdaya perikanan

berbasis masyarakat (PSPBM) melalui model co-management perikanan,Jurnal Ekonomi Pembangunan.

Endangr etnowati, 2011 “Nelayan Indonesia Dalam Pusaran Kemiskinan Struktural,(Perspektif Sosial, Ekonomi dan Hukum)”,jurnal perspektif Volume XVI No.3 Edisi Mei.

Kurniasari N,Nurlaili. 2012,“ Fungsi laut alam menjaga harmonisasi hidup masyarakat adat Lambada lhok, Aceh Besar”.Buletin Riset Sosek Kelautan dan Perikanan.. Sanusi M.Syaref, 2003.Leuen Pukatdan Panglima Laot dalam Kehidupan Nelayan di Aceh, Yayasan Rumpun Bambu dan CSSP Jakarta.

Sulaiman,S.H,2010.“Model Alternatif Pengelolaan Perikanan Berbasis Hukum Adat Laot di Kabupaten Aceh Jaya Menuju Keberkelanjutan Lingkungan Yang Berorientasi Kesejahteraan Masyarakat, Tesis Program Magister Ilmu Hukum Program Pascasarjana

Universitas Diponegoro Semarang.

Suryabrata, Sumardi 2008. “MetodologiPenelitian”PT. Raja

Grafindo Persada,Jakarta.

SusantoMasita,“Penegakanhukumterhadaptindak pidana penangkapan ikansecarailegal(illegalfishing)diperairanarafur”.

Teguh, Muhammad. 2005. “Metodologi Penelitian Ekonomi (Teoridan aplikasi)”,PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

WardahE.2004.“Dampak keberadaan hokum adat laot dalam kehidupan nelayan Aceh kaitannya terhadap tingkat pendapatan

nelayan”, Tesis.

Kusnadi, “Akar Kemiskinan Nelayan”. Yogyakarta. LKIS. 2002

Solihin, Akhmad. “Musim Paceklik Nelayan dan Jaminan Sosial“.

Sudrajat, Ihwan. “Membangkitkan Kekuatan Ekonomi Nelayan”. Suara Merdeka, 13 Desember 2002.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.