PENGEMBANGAN KOMPETENSI GURU BAHASA INGGRIS DI KABUPATEN PIDIE

Zaiyana Putri, Marisa Yoestara

Abstract


Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui penyebab rendahnya kompetensi guru di Kabupaten
Pidie. Meskipun pemerintah telah membuat berbagai pelatihan dan penataran guna meningkatkan
kompetensi guru, kompetensi guru masih sangatlah rendah, mengingat sekitar 86% guru di kabupaten
Pidie dinyatakan tidak lulus dalam tes UKG yang diadakan oleh dinas terkait. Penelitian ini dilakukan
di Kabupaten Pidie, Aceh dengan jumlah sampel 100 orang guru mata pelajaran Bahasa Inggris (SMA
dan SMK) baik yang PNS maupun Non PNS. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif
yang menggunakan Kuisioner sebagai instrument untuk memperoleh data. Berdasarkan hasil
penelitian, maka diperoleh sebanyak 40% guru Bahasa Inggris di Kabupaten Pidie tidak melibatkan
diri secara aktif dalam kegiatan-kegiatan penting guna meningkatkan kompetensi diri mereka.

 


Full Text:

PDF

References


Ary, D., & Sorensen, C. (2006). Introduction to Researchin Education. (7th ed.).Wadsworth: Cengage Learning. Info UKG Kabupaten Pidie. 2015. Dikutip dari http://disdik.pidiekab.go.id/hasil-ukg86-persen-guru-di-pidie-tak-kuasaimateri/

Majid, A. (2007). Perencanaan Pembelajaran,Pengembangan Standar Kompetensi Guru. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Surapratma, S. (2015). Tujuan Pelaksanaan UKG Bagi Guru. Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan. Di kutip pada tanggal 25 April 2016 dari http://www.pidipedia.com/apa-tujuanpelaksanaan-ukg-2015-bagi guruhonorer-dan-pns.html

Usman. 2004. Menjadi Guru Profesional. Bandung: Angkasa.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.