EVALUASI KEKUATAN STRUKTUR BETON BERTULANG PADA KOLOM BANGUNAN GEDUNG DINAS SYARIAT ISLAM ACEH SEMINAR NASIONAL KEMARITIMAN ACEH (UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH, 24 AGUSTUS 2017) 100 AKIBAT PENGARUH TERKENA AIR TSUNAMI

Samsunan Samsunan

Abstract


Gempa dan tsunami pada akhir tahun 2004 memberi dampak tidak langsung saat ini berupa
kerusakan struktur beton bertulang pada bangunan terkena tsunami, salah satunya adalah gedung
Dinas Syariat Islam Aceh di Banda Aceh. Tujuan penelitian untuk mengetahui kekuatan kolom
beton bertulang yang terkena tsunami dan membandingkan dengan yang tidak kena tsunami.
Penelitian dilakukan pada bangunan gedung Dinas Syariat Islam Aceh, setelah 12 tahun kena
tsunami. Evaluasi dilakukan secara visualisasi dan tinjauan ke lapangan (filed research) dan
pengujian kekuatan beton dilakuan uji tak merusak (non destructive test) menggunakan Concrete
Hammer Test. Analisis hasil visualisasi di lapangan dilakukan dengan penyesuaian tingkat
kerusakan bangunan sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor. 24/PRT/M/2008
tentang Pedoman Pemeliharaan dan Perawataan Bangunan Gedung. Pengujian kekuatan beton
dengan membandingkan hasil uji beton pada bagian struktur kolom terkena tsunami dengan
bagian yang tidak kena tsunami dalam skala Rebound. Hasil evaluasi visual menunjukkan bahwa
kolom struktur beton bertulang yang sudah kena tsunami mengalami kerusakan berupa retak pada
bagian kolom, terkelupas selimut beton, terjadi korosi pada tulangan, sampai tulangan sengkang
dan tulangan utama putus. Kondisi ini tergolong dalam tingkat kerusakan rusak berat dimana
kerusakan terjadi pada sebagian besar komponen struktural. Hasil pengujian terhadap kekuatan
beton menunjukkan bahwa kekuatan kolom bulat tidak kena tsunami dan kekuatan kolom terkena
tsunami masing-masing rata-rata 25,67 skala Rebound dan 20,00 skala Rebound, mengalami
penurunan kekuatan rata-rata sebesar 22%. Kekuatan kolom persegi tanpa terkena tsunami dan
terkena tsunami masing-masing rata-rata sebesar 25,25 skala Rebound dan 17,42 skala Rebound
dengan penurunan kekuatan rata-rata sebesar 31,02%.


Full Text:

PDF

References


tentang Pedoman Teknis Pemeriksaan

Berkala Bangunan Gedung. Jakarta:

Direktorat Jenderal Cipta Karya,

Kementerian Pekerjaan Umum.

Lubis, M. (2003). Pengujian Struktur Beton

Dengan Metode Hammer Test dan Uji

Pembebanan (Load Test). By USU Digital

Library

Republik Indonesia. (2002). Undang-undang

No. 28 Tahun 2002 tentang Bangunan

Gedung. Jakarta

Riskawati, Andi Yusra dan Samsunan. (2015).

Analisa Perbedaan Kekuatan Beton Akibat

Tsunami (Studi Kasus: Pengujian Nilai Pantul Hammer Test pada KolomBangunan Mesjid Paya Peunaga Kec.Meureubo Kab. Aceh Barat). Meulaboh:Jurnal Teknik Sipil dan TeknologiKonstruksi, Volume 1, Hal. 58–67.

Samsunan dan Ikhsan, M. (2016). ReabilityEvaluation of Structural Columns that Affected by Tsunami in Mina Building Hajj Dormitory Banda Aceh. Proceeding,International Conference on Engineering

and Science for Research and Development (ICESReD). Banda Aceh:

Engineering Faculty, Unsyiah.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.