Pengaruh Penggunaan Saringan Pasir Cepat Terhadap Penurunan Kadar Bod dan Cod Pada Sistem Pengolahan Limbah Tahu di Gampong Reuloh

Lensoni Lensoni, Meri Lidiawati

Abstract


Limbah cair atau air limbah adalah air yang tidak terpakai lagi, yang merupakan hasil dari berbagai kegiatan manusia sehari-hari. Dengan semakin bertambah dan meningkatnya jumlah penduduk dengan segala kegiatanya, maka jumlah air limbah juga mengalami peningkatan. Pada umumnya limbah cair dibuang ke dalam tanah, sungai danau dan laut Tahu merupakan makanan tradisional sebagian besar masyarakat di Indonesia, yang digemari hampir seluruh lapisan masyarakat. Masalah dalam penelitian ini adalah Industri tahu yang banyak digemari masyarakat, belum banyak yang memperhatikan sistem pengolahan limbah cairnya, sehingga limbah cair tersebut langsung di alirkan ke badan sungai tanpa adanya pengolahan, untuk ini penelitian mencoba melakukan pengolahan limbah cair dengan menggukan saringan pasir cepat yang bertujuan untuk menurunkan kadar BOD dan COD. Secara umum yang disebut limbah adalah bahan sisa yang dihasilkan dari suatu kegiatan dan proses produksi, baik pada skala rumah tangga, industry, pertambangan, dll. Penelitian ini bersifat exsperimen dengan membuat alat saringan pasir cepat serta pengujian kadar BOD5 dan COD,  serta serta melihat tingkat pengaruh penggunaan saringan pasir cepat terhadap penurunan BOD5 dan COD yang dihasilkan. Dari hasil uji laboratorium didapatkan kadar COD sebelum diaolah telah melebihi ambang batas baku mutu air limbah, sesuai dengan Kep.Men.LH.RI.No.5 Tahun 2014. Sebagaimana yang tercantum dalam peraturan tersebut batas baku mutu air limbah untuk COD yaitu sebesar 80 mg/l. sedangkan kadar COD pada air limbah tahu tersebut sebesar 88 mg/l. Sedangkan untuk BOD5Kadar BOD5 hampir melebihi ambang batas baku mutu air limbah, sesuai dengan Kep.Men.LH.RI.No.5 Tahun 2014. Sebagaimana yang tercantum dalam peraturan tersebut batas baku mutu air limbah untuk BOD5 yaitu sebesar 50 mg/l. Dari hasil uji coba dengan menggunakan alat saringan pasir cepat didapatkan untuk Kadar  COD telah menurun sebanyak 16% hasil tersebut telah memenuhi batas baku mutu air limbah, sesuai dengan Kep.Men.LH.RI.No.5 Tahun 2014. Sebagaimana yang tercantum dalam peraturan tersebut batas baku mutu air limbah untuk COD yaitu sebesar 80 mg/l dan hasil Air Limbah setelah diolahan pada menit kesepuluh sebesar 74 mg/l. Untuk kadar BOD5  telah menurun sebanyak  14,2%, sesuai dengan Kep.Men.LH.RI.No.5 Tahun 2014. Sebagaimana yang tercantum dalam peraturan tersebut batas baku mutu air limbah untuk BOD5 yaitu sebesar 50 mg/l dan hasil Air Limbah hasil Olahan pada menit kesepuluh sebesar 42 mg/l. Dilihat dari penurungan kadar BOD5 dan COD dengan demikian bahwa menggunakan alat sistem saringan pasir cepat cukup mempengaruhi dalam menurunkan kadar  BOD5 dan COD pada air limbah tahu Di Gampong Reuloh Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar.


Full Text:

Tidak berjudul

Refbacks

  • There are currently no refbacks.