ANALISIS AGAMA, RELIGIUSITAS DAN PASRTISIPASI MASYARAKAT SEBAGAI POTENSI PENDUKUNG KEBIASAAN MEROKOK PADA PRIA USIA 15-65 TAHUN DI INDONESIA

Rochmad Ardiansyah Pratama, Jayanti Dian Eka Sari, Hodimatum Mahiroh

Abstract


Prevalensi rokok baik di Indonesia maupun Negara berkembang mengalami peningkatan dan terjadi pada golongan pria sebesar 67%. Kondisi ini dipengaruhi oleh agama, tingkat religious serta partisipasi dalam masyarakat tujuan penelitian adalah mengetahui potensi pendukung kebiasaan merokok. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik deskriptif dengan rancang bangun cross sectional. Sumber data yang digunakan berasal dari Indonesia life survey 5 (IFLS5). Hasil penelitian menunjukkan bahwa agama islam dan protestan secara signifikan menjadi pendorong kebiasaan merokok dengan berturut turut 2,01 dengan CI=1,38-2,90 dan 1,89 dengan CI=1,22-2,92. Tingkat religius tinggi signifikan menjadi faktor protektif sebagai pendukung kebiasaan merokok dengan OR=0,55 dengan CI=0,49-061. Tingkat partisipasi baik dalam masyarakat tidak signifikan menjadi potensi pendukung kebiasaan merokok dengan OR=1,03 dengan CI=0,87-1,08. Faktor agama dan tingkat religiusitas menjadi potensi pendukung terhadap kebiasaan merokok, sedangkan partisipasi dalam masyarakat tidak menjadi potensi pendukung kebiasaan merokok. Adanya penelitian ini diharapkan mampu untuk menjadi landasan pengambil keputusan dalam menentukan langkah menurunkan kebiasaan merokok sehingga jumlah perokok khususnya di Indonesia

Keywords


Agama, religiusitas, partisipasi masyarakat, rokok

Full Text:

PDF

References


World Health Organization. 2017. Seeing Through Big Tobacco’s Smokescreen. http://www.who.int/en/news-room/commentaries/detail/seeing-through-big-tobacco-s-smokescreen (Diakses Pada Tanggal 04 Desember 2018, Pukul 09.10 WIB)

Pusat Data dan Informasi. 2018. Infodatin Tembakau: Situasi Umum Konsumsi Tembakau di Indonesia. Jakarta selatan. Kementrian Kesehatan RI. ISSN 2442 7659

Kementrian Kesehatan RI. 2018. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2017. Jakarta. Kementrian Kesehatan RI. ISBN 987 602 416 446 1

Purnamasari. 2012. Perokok Laki-Laki di Indonesia Capai 67 Persen. Diakses pada: http://lifestyle.kompas.com pada tanggal 5 Juli 2019 pukul 16.10 WIB

Kustanti AA, et al. 2014. Hubungan Antara Pengaruh Keluarga, Pengaruh Teman Dan Pengaruh Iklan Terhadap Perilaku Merokok Pada Remaja Di Smp N 1 Slogohimo, Wonogiri. Naskah Publikasi. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Pp: 1-12

Anand, V. et al. 2015. E-cigarette Use and Beliefs Among Urban Public High School Students in North Carolina. Journal of Adolescent Health, 57(1), 46-51.doi: 10.1016/j.jadohealth.2015.03.018

Yanuarti E. 2018. Pengaruh Sikap Religiusitas Terhadap Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Masyarakat Kabupaten Rejang Lebong. Jurnal Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan. Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Curup. Vol 3 No 1

Mufidah I dan Sari MMK. 2017. Partisipasi Masyarakat Jambangan RW 03 dalam Mewujudkan Surabaya Kota Layak Anak Melalui Progam Inisiasi Kampung’e Arek Suroboyo (IKAS). Kajian Moral dan Kewarganegaraan. Universitas Surabaya. Volume 05 Nomor 02 Tahun 2017. Pp: 130-144

Siroj EY, Sunarti E, dan Krisnatuti D. 2019. Keberfungsian Agama di Keluarga, Ancaman, Interaksi Teman Sebaya, Dan Religiusitas Remaja. Jur. Ilm. Kel. & Kons. Institut Pertanian Bogor. Vol 12 No 1. Pp: 13-25

Rohmadani ZVR. ____. Penanaman Religiusitas Sebagai Upaya Preventif Perilaku Merokok Di Sekolah. Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Pp: 261-269

Nurjanah S. 2014. Pengaruh tingkat religiusitas terhadap perilaku disiplin remaja di MAN sawit Boyolali. Skripsi. Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

Nabila AR dan Yuniningsih T. 2015. Analisis Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Desa Wisata Kandri Kota Semarang. ______. Universitas Diponegoro. Pp: 1-19




DOI: http://dx.doi.org/10.32672/makma.v2i2.1292

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Rochmad Ardiansyah Pratama, Jayanti Dian Eka Sari, Hodimatum Mahiroh

Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA)