Penerapan Pembelajaran Pakem pada Materi Pemanasan Global untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas VII MTsS Darul Aman

Mariana Mariana

Sari


Berbagai dampak negatif dalam menggunakan metode kerja kelompok bisa
dihindari jika saja guru mau meluangkan lebih banyak waktu dan perhatian dalam mempersiapkan dan menyusun metode kerja kelompok. Melalui Pakem, bukan sekedar kerja kelompok, melainkan pada penstrukturannya. Sistem pengajaran Pakem didefinisikan sebagai kerja/belajar kelompok yang terstruktur. Yang termasuk di dalam struktur ini adalah lima unsur pokok, yaitu saling ketergantungan positif, tanggung jawab individual, interaksi personal, keahlian bekerja sama, dan proses kelompok. Penelitian ini berdasarkan permasalahan: (a) apakah pembelajaran Pakem berpengaruh terhadap hasil belajar IPA?; dan
(b) seberapa tinggi tingkat penguasaan materi pelajaran IPA dengan diterapkannya pembelajaran Pakem? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap pengaruh pembelajaran Pakem terhadap hasil belajar IPA dan untuk mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran IPA setelah diterapkannya pembelajaran Pakem. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga siklus. Setiap pembelajaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi,
dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VII. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif dan lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I sebesar 64,7%, siklus II sebesar 76,5%, dan siklus III sebesar 100%. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Pakem dapat berpengaruh positif terhadap hasil belajar Siswa kelas VII dan dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pelajaran IPA.


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.